Pengunjung

Selasa, 29 April 2014

Pengetahuan Tentang Kesenian Tradisional Kentrung

Apa sih Kentrung itu?

mungkin terbesit dalam pikiran anda sekalian. Dapat kita ketahui bahwa Kentrung merupakna seni tradisional rakyat yang marak didaerah pesisir.

Kentrung merupakan kesenian tradisional sastra lisan yang mewujudkan sarana komunikasi rakyat melalui simbol-simbol yang di­gambarkan lewat penokohan dan kehidupan masyarakat. Selain itu, juga tentang po­litik, ekonomi, idiologi, sosi­al, budaya dan keamanan, dan sebagainya.

Kentrung, merupakan sastra lisan atau teater lisan yang diwariskan dalam bentuk lisan di lingku­ngan masyarakat Jawa. Pertunjuk­an Kentrung dimainkan oleh seorang dalang dan panjak yang mendongeng tanpa menggu­nakan wayang. Musik yang mengiringi kendang dan tamburin serta instrumen lain, se­perti jidor, terbang, templeng dan gong.

Kentrung mempunyai beberapa unsur yang setiap pertunjukan yaitu:

1. Dalang, adalah pembawa cerita yang sekaligus menjadi pengatur jalan cerita. Dalang Kentrung hampir sama dengan dalang wayang, kesamaan tersebut dalam hal mengubah karakter suara sesuai dengan lakon yang sedang berdialog.

2. Cerita, merupakan unsur kedua dalam pertunjukan kentrung. Cerita yang biasa diangkat oleh dalang adalah cerita kerajaan, legenda, Wali, Nabi, dsb.

3. Instrumen pengiring merupakan hal yang penting dalam membawakan sebuah cerita, karena dengan Instrumen masyarakat tertarik mendengarkan cerita.

Instrumen-instrumen pokok dalam pertunjukan Kentrung, antara lain:

1. Kendhang Kentrung, adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai pamurba irama dan sebagai variasi lagu atau dengan kata lain bertugas mengatur irama dan jalannya sajian. Kendhang secara ukuran berbeda dengan kendhang Jawa, kendhang Kentrung biasanya berukuran lebih panjang, Seringkah Dalang berperan ganda dengan memainkan kendhang.

2. Terbang/Kempling/Rebana (frome drum), alat pemukul yang lahir dari Jawa Tengah ini dari kayu berbentuk bulat dan dibalut dengan kulit kambing, berfungsi sebagai variasi instrumen lagu.

3. Bonang, tidak semua dalang kentrung menggunakannya, alat yang dibuat dari perunggu/kuningan/besi merupakan salah satu pelengkap alat instrumen gamelan Jawa. Fungsi aslinya adalah pamurba lagu (pembuka jalannya sajian) pada beberapa gendhing, bonang digunakan sebagai penghias lagu dalam pertunjukan Kentrung.

4. Panjak, adalah penabuh instrumen dalam pertunjukan Kentrung. Selain yang telah disebutkan sebelumnya, di dalam pertunjukan Kentrung juga terdapat parikan. Parikan adalah sejenis pantun yang dilagukan atau dinyanyikan oleh dalang beserta panjaknya dengan iringan musik sederhana. Parikan juga memuat pesan-pesan moral terhadap masyarakat, Parikan juga memiliki kategori yaitu bagus, cacat dan jelek (Hutomo, 1993:xxxix).

Matur Nuwun